

Rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (Instagram @wandahamidahbsa)
JAKARTA – Sejumlah aktivis internasional kembali meluncurkan sebuah misi flotilla kemanusiaan baru bagi rakyat Palestina, dengan pelayaran ke Jalur Gaza. Misi ini dijadwalkan akan berlangsung pada April mendatang.
“Freedom and Resilience Flotilla akan berlayar dari Barcelona pada 12 April,” kata penyelenggara misi kemanusiaan tersebut, dilansir dari Antara, Kamis (26/2).
Misi flotilla terbaru itu diperkirakan akan melibatkan 100 kapal dengan aktivis yang berasal dari 150 negara. Flotilla dijadwalkan singgah di Italia, Tunisia, dan sejumlah pelabuhan lain di Laut Mediterania sebelum tiba di Gaza.
“Freedom and Resilience Flotilla” menyusul misi fllotilla bantuan kemanusiaan sebelumnya yang pada Oktober 2025 dicegat pasukan Zionis Israel.Para aktivis yang ditangkap saat itu kemudian dideportasi. Kementerian Luar Negeri Turki menyebut langkah Israel itu sebagai “tindak pembajakan” dan menegaskan serangan terhadap aktivis damai sebagai pelanggaran berat hukum internasional.
Dalam sebuah konferensi pers di Istanbul, Rabu, juru bicara aktivis Turki Dilek Tekocak menyatakan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat buruk meski di tengah berlakunya gencatan senjata, dengan 477 warga Palestina di wilayah tersebut tewas sepanjang periode tersebut.
Page: 1 2
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…