Categories: FEATURES

Tarif dari Rp 100 Ribu hingga Rp 5 Juta Namun Masih Diburu

Kisah Anindya, Seorang Wanita Muda yang Mengambil Peluang Bisnis Parcel Jelang Lebaran

Bulan Ramadan selalu membawa cerita tersendiri bagi Anindya. Bukan hanya tentang ibadah, namun juga kesibukannya menyiapkan parsel untuk dijual. Alhasil halaman rumahnya berubah menjadi dapur besar.

Laporan: Sheilla Farazela

Rumah Anindya perlahan berubah menjadi ruang kerja dipenuhi kotak, pita, keranjang, hingga aneka bingkisan cantik yang siap dikirim ke berbagai penjuru kota. Bagi pedagang parsel ini, datangnya bulan puasa selalu menjadi penanda dimulainya musim paling dinanti. “Kalau sudah masuk Ramadan, pesanan pasti meningkat. Biasanya kami buka pre-order lebih dulu dengan harga promo sebelum puasa. Tujuannya untuk mengamankan slot barang, karena nanti tukang parsel biasanya rebutan stok,” ujarnya.

Strategi itu bukan tanpa alasan. Menjelang Lebaran, bahan isian parsel seperti makanan kemasan, perlengkapan ibadah, hingga kemasan dekoratif sering kali menjadi barang langka. Banyak perajin berburu produk yang murah namun tetap berkualitas. Meski demikian, Anindya mengaku lonjakan pesanan tahun ini belum bisa dipastikan. Ramadan baru memasuki hari-hari awal.

“Ini baru hari keempat puasa, belum sampai seminggu, apalagi pertengahan. Jadi belum bisa diprediksi. Tapi tahun lalu omzetnya Alhamdulillah lumayan. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih banyak,” katanya penuh harap. Pada hari biasanya, usaha Anindya sebenarnya lebih banyak bergerak di bidang katering. Secara hitung-hitungan bisnis, ia mengakui katering lebih menjanjikan dari sisi margin, tenaga, dan efisiensi waktu.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago