Categories: NASIONAL

Komisi V DPR RI Tegaskan Tak Pernah Usulkan Alfamart dan Indomaret Ditutup

JAKARTA– Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa DPR RI tidak pernah mengusulkan penutupan gerai Alfamart dan Indomaret di seluruh Indonesia. Ia menekankan, informasi yang beredar di media sosial terkait dukungan DPR untuk menutup kedua minimarket tersebut sebagai hoaks dan tendensius.

“Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup. Kesimpulan rapat juga akan kami lampirkan sebagai bukti dokumen resmi,” kata Lasarus kepada wartawan, Senin (23/2).

Ia menjelaskan, narasi tersebut beredar melalui unggahan Instagram yang menampilkan foto Ketua DPR RI, Puan Maharani, seolah-olah menyatakan DPR mendukung penutupan Alfamart dan Indomaret.

“Dalam unggahan itu ditampilkan Ibu Puan Maharani yang sangat saya hormati. Saya tegaskan, yang menyampaikan pandangan terkait sebaran Alfamart dan Indomaret adalah saya, bukan Ibu Puan Maharani,” jelasnya.

Lasarus menilai, unggahan tersebut dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan memiliki kepentingan tertentu.

“Sekali lagi saya sampaikan, Instagram yang beredar dengan tulisan ‘DPR DUKUNG MENTERI DESA TUTUP ALFAMART-INDOMARET DEMI KOPERASI DESA’ adalah berita hoaks dan tendensius,” tegasnya.

Lasarus menekankan, pernyataannya dalam rapat didasari keluhan masyarakat, khususnya pedagang toko kelontong yang kesulitan bersaing dengan jaringan ritel modern hingga ke pelosok desa.

Ia mengusulkan agar gerai Alfamart dan Indomaret dibatasi hingga tingkat kabupaten dan kecamatan, bukan ditutup total. Hal itu bertujuan agar distribusi kebutuhan pokok di desa dan dusun dapat dikelola oleh pedagang lokal, BUMDes, atau koperasi desa.

“Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja. Biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun memberi kesempatan kepada pedagang sembako serta BUMDes atau koperasi desa,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

22 hours ago

Pemerintah Jamin, Puskesmas yang Ditinggal Nakes Non OAP Tidak Akan Ditutup

Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…

1 day ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

1 day ago

Jayawijaya Kabupaten Pertama di Papua Pegunungan Terima Bantuan Bencana Kekeringan

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…

1 day ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

1 day ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

1 day ago