“Alhamdulillah cuaca mendukung, sehingga evakuasi dilaksanakan menggunakan Helikopter Basarnas Dauphin HR-360,” kata dia kepada awak media.
Andi menjelaskan bahwa helikopter tersebut take off dari Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Hasanuddin Makassar pukul 07.47 WITA. Helikopter tersebut langsung terbang ke Lampeso. Di kampung tersebut, pengangkatan jenazah korban dilakukan menggunakan metode hoist dan teknik air landed. Proses tersebut berjalan dengan lancar.
“Selanjutnya, helikopter kembali mendarat di Lanud (TNI AU) Hasanuddin pada pukul 08.18 WITA,” ujarnya.
Dari Lanud TNI AU Hasanuddin, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Di rumah sakit tersebut, Tim DVI sudah menunggu jenazah korban untuk diidentifikasi. Data antemortem 10 korban yang sudah berada di tangan Tim DVI akan dicocokan dengan data postmortem dari jenazah korban. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…