“Alhamdulillah cuaca mendukung, sehingga evakuasi dilaksanakan menggunakan Helikopter Basarnas Dauphin HR-360,” kata dia kepada awak media.
Andi menjelaskan bahwa helikopter tersebut take off dari Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Hasanuddin Makassar pukul 07.47 WITA. Helikopter tersebut langsung terbang ke Lampeso. Di kampung tersebut, pengangkatan jenazah korban dilakukan menggunakan metode hoist dan teknik air landed. Proses tersebut berjalan dengan lancar.
“Selanjutnya, helikopter kembali mendarat di Lanud (TNI AU) Hasanuddin pada pukul 08.18 WITA,” ujarnya.
Dari Lanud TNI AU Hasanuddin, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Di rumah sakit tersebut, Tim DVI sudah menunggu jenazah korban untuk diidentifikasi. Data antemortem 10 korban yang sudah berada di tangan Tim DVI akan dicocokan dengan data postmortem dari jenazah korban. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…