Categories: NASIONAL

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa terdapat pemborosan anggaran hingga Rp 1 triliun setiap bulannya akibat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini diungkapkan pada 10 Juni 2026 setelah pemerintah mendapati bahwa jumlah titik dapur MBG meningkat menjadi 27. 877 titik. Zulhas menyatakan bahwa pemerintah akan segera merombak program MBG untuk menangani isu efisiensi anggaran yang dinilai sangat merugikan keuangan negara.

Pemborosan anggaran tersebut disebabkan oleh penambahan 6.877 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak direncanakan sejak awal pelaksanaan program. Pengeluaran yang tidak terduga terjadi akibat insentif sebesar Rp 6 juta per hari untuk setiap dapur MBG, sehingga total pengeluaran berlebih mencapai sekitar Rp 1 triliun per bulan.

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai total Rp 12 triliun. Besar dugaan bahwa pembengkakan jumlah titik SPPG ini terjadi akibat praktik jual beli titik yang tidak transparan.Praktik tersebut menyebabkan pemerintah mengalami pemborosan dana yang seharusnya bisa digunakan dengan lebih efektif untuk kepentingan program MBG itu sendiri.

Badan Gizi Nasional pun melakukan penataan ulang pelaksanaan Program MBG, terutama dalam pengaturan anggaran yang dinilai mengalami pemborosan yang signifikan. Respon terhadap dugaan pemborosan ini juga muncul dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, memberikan tanggapan tegas terhadap laporan pemborosan anggaran Rp 1 triliun dalam Program MBG dan mendesak dilakukannya audit investigatif terhadap ribuan dapur MBG.

Selain masalah anggaran, program MBG juga mendapat kritik karena tata kelola yang dinilai terlalu sentralistik sehingga kurang efektif. Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI lainnya, mengusulkan agar Program MBG dihentikan sementara selama masa libur sekolah yang akan datang untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Mendagri Kaget Ada Fasilitas Hyperbaric Chamber di RSUD Biak

Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan…

14 minutes ago

Pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Resmi Dimulai

Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…

1 hour ago

BTM: Pembangunan Sejatinya Bisa Menjaga Jati Diri dan Budaya

Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…

2 hours ago

Tahapan Seleksi Sekda Definitif Papua Pegunungan Tunggu SK dari Presiden

PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…

2 hours ago

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

3 hours ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

4 hours ago