

Kepala Kejati Papua saat melantik pejabat Eselon III di Kejati Papua, Kamis (30/10) (foto:Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua kini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana korupsi, namun juga mulai mengoptimalkan langkah pemulihan aset negara yang selama ini hilang akibat praktik korupsi.
Upaya ini dilakukan melalui penelusuran, penyitaan, dan perampasan aset para pelaku tindak pidana korupsi beserta ahli warisnya.
Kajati Papua, Hendrizal Husin, menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kejati Papua dalam menegakkan hukum yang tidak semata menjerat pelaku, tetapi juga mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan mereka.
“Ke depan, selain penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana korupsi, kami juga akan melakukan upaya optimalisasi pemulihan aset negara. Caranya melalui penelusuran dan perampasan aset para pelaku korupsi, beserta ahli warisnya,” ujar Hendrizal kepada wartawan usai acara pelantikan sejumlah pejabat Eselon III di lingkungan Kejati Papua, Kamis (30/10).
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejati Papua, dan salah satu pejabat yang dilantik adalah Dody Andohar Jaya Sinaga yang resmi menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Papua. Jabatan ini memiliki peran penting dalam menindaklanjuti kebijakan baru Kejaksaan terkait pemulihan aset negara.
Selain Dody Sinaga, turut dilantik pula empat pejabat Eselon III lainnya, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire, Kajari Merauke, Kajari Biak Numfor, serta dua koordinator yang bertugas di lingkungan Kejati Papua.
Nah dengan AI ini kita juga sudah memiliki circular letter terkait kecerdasan artificial. Kita sudah…
“Antara lain saya sampaikan juga bahwa ada satu hal yang harus dijaga, di sini di…
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menembus 82,3 juta orang…
Kesepakatan ini melibatkan penjualan sebagian saham perusahaan miliknya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle Holdings,…
Dilansir Departemen Kehakiman Amerika Serikat, sedikitnya ada 3,5 juta halaman Epstein Files yang dipublikasikan. Hal…
Nah dari hasil perburuan, akhirnya tim pelatih menemukan nama-nama baru. Setelah sebelumnya mendatangkan Williams Lugo,…