

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Rakorwasda) Tahun 2025, yang dihadiri seluruh kepala-kepala daerah se-provinsi Papua, di Hotel Horison Sentani, Rabu (29/10). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Provinsi Papua menggelar Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat Daerah serta Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Rakorwasda) di Hotel Horison Sentani, Rabu (29/10).
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola keuangan daerah.
“Pengawasan yang baik menjadi kunci dalam memastikan keuangan daerah dikelola secara transparan dan akuntabel. Saya berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat disimak dengan baik, agar dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Inspektorat, Kejaksaan, dan Kepolisian dalam memperkuat fungsi pengawasan pemerintahan.
“Kalau sudah diingatkan dua atau tiga kali namun tetap melakukan pelanggaran, maka langkah tegas harus diambil. Penegakan hukum adalah bagian dari pembinaan agar pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Dalam Negeri, Dr. Bachril Bakri, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua yang menjadi provinsi pertama di Indonesia melaksanakan Rakorwasda pasca Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang digelar pada 8–10 Oktober 2025 di Jakarta.
“Sesuai amanat Presiden RI, pengawasan harus dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang efisien, mencegah kebocoran penerimaan negara, dan mempercepat birokrasi agar lebih responsif,” ujarnya.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…