Categories: NASIONAL

Raup Rp15 Triliun, Kreator TikTok Ini Jadi Raja Bisnis Global

JAKARTA-Khaby Lame, kreator TikTok kelahiran Senegal yang kini menjadi figur paling diikuti di platform tersebut, kembali mencatatkan tonggak bersejarah dalam industri ekonomi kreator global. Ia resmi menandatangani kesepakatan komersial bernilai sekitar US$900 juta atau setara Rp15 triliun, menjadikannya salah satu langkah monetisasi terbesar yang pernah dilakukan oleh kreator digital dunia.

Kesepakatan ini melibatkan penjualan sebagian saham perusahaan miliknya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle Holdings, perusahaan tercatat di bursa Amerika Serikat. Transaksi tersebut diumumkan bersamaan dengan kemitraan strategis jangka panjang yang bertujuan memperluas dan menskalakan bisnis komersial Khaby Lame secara global.

Dalam perjanjian tersebut, Rich Sparkle, melalui mitra operasionalnya, memperoleh hak eksklusif atas seluruh aktivitas komersial global Khaby Lame selama 36 bulan ke depan. Hak ini mencakup kerja sama merek, endorsement, lisensi, hingga pengembangan e-commerce. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dari model influencer marketing tradisional menuju model bisnis berbasis platform terintegrasi, di mana kreator tidak hanya menjadi wajah promosi, tetapi pusat ekosistem bisnis.

Rich Sparkle memperkirakan struktur terintegrasi yang menggabungkan trafik digital, pemenuhan pesanan, operasional, dan teknologi milik sendiri berpotensi menghasilkan lebih dari US$4 miliar penjualan tahunan ketika telah berjalan penuh.

Menariknya, kesepakatan ini tidak menempatkan Khaby Lame hanya sebagai mitra kreatif. Ia justru akan menjadi pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings, memperkuat posisinya sebagai pemilik ekuitas dalam infrastruktur bisnis yang dibangun di atas merek pribadinya.

Rich Sparkle menyebut langkah ini sebagai transformasi besar dalam industri. Menurut perusahaan tersebut, kombinasi antara platform publik AS, kekuatan IP konten global, serta keahlian rantai pasok diyakini mampu menciptakan nilai pemegang saham yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

3 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

4 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

4 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

5 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

5 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

6 hours ago