Sementara itu, terkait dengan swasembada pangan. Julius menjelaskan jika 90% pangan yang dikonsumsi masyarakat di suatu negara diproduksi dari petani domestik, dan kurang dari 10% impor.
Sehingga itu, sangat penting dan harus dilakukan. Seperti yang sudah berjalan di Papua Selatan (Merauke), dan di Papua juga harus diupayakan.
“Jadikan Papua sebagai lumbung pangan, sehingga kita tidak lagi bergantung pada daerah lain, apalagi negara lain,” tegasnya.
Diakuinya bahwa beberapa tahun sebelumnya, Indonesia bisa mengekspor beras ke negara lain, seperti Vietnam, Tailand. Harusnya, sekarang juga demikian.
“Dengan begitu uang yang diberikan kepada masyarakat dalam artian subsidi langsung, bisa langsung dibelanjakan dan berputar di dalam daerah tersebut, tidak lagi keluar ke daerah lain,” pungkasnya. (ana/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…