Categories: METROPOLIS

Sudah Tepat, Perusak Lingkungan Wajib Diproses Hukum

JAYAPURA-Aktivis Lingkungan  asal Papua, yang juga  mantan gubenur Papua,  Barnabas Suebu, menyoroti aksi pengerusakan terhadap kawasan cagar alam, baik kawasan penyangga dan cagar alam Cycklop juga terhadap manggrove di  Taman Wisata Alam Teluk Youtefa oleh  beberapa oknum.

  Dia menyebutnya, aksi pengerusakan terhadap kawasan suaka alam belakangan ini dilakukan secara masif. Ini tentunya tidak hanya menganggu ekosistem yang ada dikawasan tersebut, tetapi juga dapat memberikan dampak buruk jangka panjang bagi keberlangsungan manusia disekitarnya.

   Karena itu, upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta pihak-pihak terkait lainnya merupakan satu langkah yang sangat tepat untuk memberikan efek Jera terhadap para pelaku pengrusakan terhadap kawasan suaka alam.

  “Karena ada kepentingan bisnis,  ditebang dan dirusak padahal undang undang Negara Republik Indonesia mengenai,  suaka alam, siapa melanggar batas-batas hutan suaka alam itu, ada hukumannya dan hukumannya tidak main-main.  Sanksi pidana, bukan hukuman peringatan tetapi langsung pidana,” kata Barnabas Suebu, kepada Cenderwasih Pos, Selasa(24/10), lalu.

   Dia mengatakan, tindakan hukum yang  sedang dilakukan itu sudah tepat.  Dengan begitu tidak ada lagi orang yang berpikir untuk merusak bakau atau suaka alam. Karena langkah hukum  bisa menjadi efek jera.

   “Dia berpikir 10 kali,  kalau saya melakukan lagi saya bisa disangka seperti itu.  Itu diperlukan bahwa untuk menjaga lingkungan ini perlu ada tindakan tegas kepada mereka yang melanggar dan merusak. Apalagi jelas-jelas itu adalah hutan suaka alam.  Saya berharap tindakan yang sama juga dilakukan untuk mereka yang melanggar atau merusak ciklop,”tambahnya. (roy/tri)

Juna Cepos

Recent Posts

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

36 minutes ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

2 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

3 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

5 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

6 hours ago

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

7 hours ago