Selain itu sambung dia, pemahaman generasi muda ini untuk penggunaan bahasa Ibu hanya sebatas sebagai penutur pasif. Artinya mereka hanya bisa mendengar dan mengerti namun sulit untuk berbicara menggunakan bahasa daerah.
Karena itu beberapa kegiatan yang menjurus pada buka untuk melestarikan bahasa daerah ini yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui bidang kebudayaan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pihaknya itu sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana penerapan bahasa ibu di kalangan siswa-siswi SD SMP maupun SMA.
Sejauh ini pihaknya baru melaksanakan kegiatan khusus di bahasa tobati, karena bahasa tobati ini juga menjadi salah satu bahasa ibu yang terancam punah dengan jumlah penuturnya yang semakin hari semakin berkurang. (roy/tri)
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…