Selain itu sambung dia, pemahaman generasi muda ini untuk penggunaan bahasa Ibu hanya sebatas sebagai penutur pasif. Artinya mereka hanya bisa mendengar dan mengerti namun sulit untuk berbicara menggunakan bahasa daerah.
Karena itu beberapa kegiatan yang menjurus pada buka untuk melestarikan bahasa daerah ini yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui bidang kebudayaan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pihaknya itu sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana penerapan bahasa ibu di kalangan siswa-siswi SD SMP maupun SMA.
Sejauh ini pihaknya baru melaksanakan kegiatan khusus di bahasa tobati, karena bahasa tobati ini juga menjadi salah satu bahasa ibu yang terancam punah dengan jumlah penuturnya yang semakin hari semakin berkurang. (roy/tri)
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…