“Selama periode Januari hingga November, kami bersama instansi terkait berhasil menggagalkan pengiriman berbagai jenis burung dan hewan endemik Papua. Nilai ekonomi satwa-satwa tersebut diperkirakan mencapai jutaan rupiah, namun dampak ekologis bagi alam Papua jauh lebih tidak ternilai,” tegasnya.
Melalui pengawasan yang terus diperketat, Karantina Papua berharap dapat memberikan efek jera bagi pelaku penyelundupan satwa liar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu melaporkan dan melengkapi dokumen resmi setiap pengiriman hewan, serta mematuhi prosedur karantina yang berlaku.
“Karantina Papua akan terus bersinergi dengan Polsek Kawasan Bandara Sentani, TNI AU Lanud Silas Papare, serta Avsec Bandara Sentani demi menjaga kelestarian ekosistem Papua,” pungkas Lutfie. (rel/fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…