

Salah satu warga saat memberikan hak suaranya dalam Pilkam Waena, Jumat (27/10). (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Proses pemilihan kepala kampung (Pilkam) Waena, Kota Jayapura berlangsung aman dan tertib. Pesta demokrasi di tingkat kampung itu dilaksanakan di Pendopo ondoafi Waena.
Dimana dalam kegiatan pilkam itu, diikuti oleh lima calon kepala kampung, masing-masing Lazarus Korneles Modouw, Emilia Harlin Modouw, Leditha Alwina Ohe, Dominggus Modouw, Franklin Modouw. Pemilihan kepala kampung ini berlangsung dari pagi hingga pukul 18.20 WIT.
Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey turut serta hadir dan memantau langsung proses pelaksanaan kegiatan pemilihan kepala kampung Waena itu.
“Hari ini kita bersama-sama melaksanakan pemilihan kepala kampung, kampung yang kita cintai, setelah beberapa saat tertunda. Hari ini menjadi hari terbaik, untuk kita bersama menyalurkan pilihannya untuk memilih pemimpin ke depan,”kata Frans Pekey, Jumat (27/10).
Pihaknya mengharapkan warga di Kampung Waena, siapapun yang terpilih, itulah pilihan warga, karena itu, semua harus menerima dan mendukung atas hasil pemilihan tersebut. Dukungan itu sangat dibutuhkan, karena dialah yang akan membangun dan mensejahterahkan masyarakat.
“Lupakan yang kemarin, kita menata masa depan kampung ini. Proses pelantikan kepala kampung akan dilaksanakan di halaman kampung ini, di rumah ondoafi pada bulan November.
Saya mohon dukungannya dari masyarakat, ondoafi, bamuskam dan panitia pilkam, kita sukseskan sampai selesainya. sampai pelantikan calon yang terpilih,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, hasil pilkam kampung Waena itu, Dominggus Modouw meraih suara terbanyak sejumlah 198 suara, kedua Leditha Alwina Ohee meraih 182 suara, ketiga Lazarus Korneles Modouw, jumlah suara 84, keempat Gad Franklin Modouw 71 suara dan Kelima Emilia Harlin Modouw jumlah suara 64.(roy/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…