Categories: METROPOLIS

Gubernur ajak Pemda Perkuat Branding Kopi Papua

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni mengajak pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat branding kopi Papua agar mampu bersaing di pasar global.

“Kopi Papua bukan hanya soal minuman, tetapi sudah menjadi sumber penghidupan bagi ribuan petani serta membuka lapangan kerja baru melalui kafe dan usaha kecil menengah (UMKM),” katanya di Jayapura, Sabtu (27/9).

Menurut Fatoni, kopi Papua telah terbukti memiliki cita rasa khas dan kualitas unggul sehingga mampu menembus pasar internasional. “Oleh karena itu, perlu adanya penguatan branding, peningkatan kapasitas petani, serta strategi pemasaran yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, upaya ini juga harus diarahkan pada peningkatan ekspor agar kopi Papua semakin dikenal luas di dunia. “Pengembangan kopi Papua merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semakin kuatnya branding, kopi Papua diyakini akan menjadi kebanggaan nasional sekaligus internasional,” katanya.

Oleh sebab itu mari dukung kopi Papua, nikmati, dan jaga bersama agar tetap berkelanjutan. Kopi adalah motor penggerak ekonomi masyarakat dan ikon kebanggaan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

11 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

12 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

13 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

14 hours ago