Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Faturachman mengatakan bahwa potensi ekonomi kopi semakin terlihat jelas, terutama di Kota Jayapura di mana konsumsi kopi masyarakat setempat saja mencapai sekitar 18 ribu gelas per hari.
“Jika diasumsikan harga per gelas Rp10 ribu, maka perputaran nilai ekonomi dari kopi di Kota Jayapura saja bisa mencapai Rp180 juta setiap harinya,” katanya.
Menurut Faturachman, oleh sebab itu ini membuktikan bahwa kopi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Mari bersama menjaga keberlanjutan kopi Papua agar mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah satu penghasil kopi unggulan Indonesia,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…
Ia menegaskan, masuknya Injil ke Tanah Tabi menjadi tanda bahwa kasih Kristus terus hidup dan…
Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…