Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Faturachman mengatakan bahwa potensi ekonomi kopi semakin terlihat jelas, terutama di Kota Jayapura di mana konsumsi kopi masyarakat setempat saja mencapai sekitar 18 ribu gelas per hari.
“Jika diasumsikan harga per gelas Rp10 ribu, maka perputaran nilai ekonomi dari kopi di Kota Jayapura saja bisa mencapai Rp180 juta setiap harinya,” katanya.
Menurut Faturachman, oleh sebab itu ini membuktikan bahwa kopi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Mari bersama menjaga keberlanjutan kopi Papua agar mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah satu penghasil kopi unggulan Indonesia,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…