

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan jamban sehat di Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Selasa (28/7). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan akses sanitasi yang layak. Berkolaborasi dengan BKKBN dan BRI Peduli, Pemkot Jayapura menyerahkan bantuan tiga unit jamban sehat kepada tiga kepala keluarga di Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Selasa (28/7).
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui penyediaan sanitasi yang layak sebagai salah satu langkah strategis menekan angka stunting.
Menurut Rustan, sanitasi yang buruk masih menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Karena itu, keberadaan jamban sehat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi keluarga.
“Jamban sehat ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya mencegah stunting. Melalui kerja sama Pemerintah Kota Jayapura, BKKBN dan BRI Peduli, kita berharap masyarakat yang sebelumnya belum memiliki jamban atau jambannya sudah tidak layak, kini dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.
Rustan menjelaskan, kebiasaan buang air besar di tempat terbuka dapat meningkatkan risiko penyebaran kuman yang dibawa lalat maupun media lainnya. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan anak-anak mudah terserang penyakit, sehingga asupan gizi tidak terserap dengan baik dan akhirnya berdampak pada stunting.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…