

Uskup Yanuarius Tehofilus Matopai You bersama Benhur Tomi Mano, Bakal Calon Gubernur Papua, dan Tamu Undangan, saat memasuki lokasi acara Syukuran Penthabisan Imam Katholik di Gereja St. Petrus dan Paulus Argapura, Kota Jayapura, Minggu (28/7) kemarin. (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Bakal Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano mengajak seluruh elemen baik, pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat juga tokoh agama di tanah Papua, bersinergi menjaga perdamaian.
Ia menyebut bahwa pembangunan Papua tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Karena itu penting adanya dukungan terutama gereja, tapi juga pihak lain, sehingga Papua ini boleh mengalami perkembangan yang baik terutama dalam menjaga kerukunan.
“Kita semua yang ada di atas tanah ini harus selalu mengandalkan Tuhan, karena dengan itulah kita bisa membangun Papua ini menuju Papua yang adil, makmur dan sejahtera,” ujarnya saat menghadiri misa Penthabisan Imam baru di Gereja St. Petrus dan Paulus Argapura, Kota Jayapura, Minggu, (28/7) kemarin.
Kata Mantan Walikota Jayapura itu, Pembangunan Papua tidak dapat dilakukan hanya pemerintah, tapi butuh peran semua pihak baik, tokoh adat, tokoh masyarakat tapi juga tokoh agama.
Semua pihak harus terlibat dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada, menjaga kerukunan, tapi juga mendorong pembangunan, menuju Papua yang sejahtera, dan mandiri.
“Mari kita jadikan tanah ini sebagai tanah yang damai, tanah yang makmur, tanah yang selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal,” ucapnya.
Dikatakan, peran gereja Katolik untuk Pembangunan Papua cukup besar, Gereja akan menjadi wadah untuk merangkul umat umatnya, mengajak umat umatnya untuk terlibat aktif bekerjasama dengan pemerintah daerah, berkerjasama dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta semua masyarakat yang ada di Provinsi Papua.
Sehingga momentum penthabisan Imam Katolik tersebut BTM mengajak para imam untuk menjadi pedoman menjadi gembala yang baik bagi umat Katolik di Keuskupan Jayapura
“Mari jadikan Gembala yang baik untuk domba dombanya, kepada rumput yang hijauh, dan kepada air yang tenang supaya Papua ini selalu mengandalkan Tuhan,” pesannya.
Dalam tugas dan pelayanan BTM mengharapkan para imam menjadi pelayan sabda bagi para umat, memberikan yang terbaik bagi umat Katolik, serta selalu ada dalam setiap permasahan yang dihadapi umat.
“Atas nama pribadi dan Keluarga, tapi juga Masyarakat Adat Tabi dan Saireri mengucapkan selamat kepada Imam yang baru dithabis, tapi juga kepada Gereja Katholik khususnya di Keuskupan Jayapura,” pungkasnya. (rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…