Categories: METROPOLIS

Status Tanggap Darurat Korban Kebakaran Diperpanjang

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial memperpanjang status tanggap darurat bagi korban kebakaran di Kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara. Kebijakan ini diambil setelah meninjau langsung kondisi para pengungsi yang masih bertahan di lokasi penampungan sementara.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menjelaskan bahwa status tanggap darurat tahap pertama seharusnya berakhir pada Minggu (28/9). Namun, melihat situasi di lapangan yang masih belum memungkinkan, pihaknya memutuskan untuk memperpanjang status tersebut hingga tiga hari ke depan.

“Darurat pertama sebenarnya selesai hari minggu, namun melihat situasi di lapangan akhirnya kita tambahkan tiga hari,” ujar Pawara saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (26/9).

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara. (foto:Takim/Cepos)

Menurut Pawara, alasan utama perpanjangan status darurat adalah kondisi psikologis sebagian warga yang masih trauma pasca kebakaran hebat yang melanda pemukiman mereka. Selain itu, tidak semua korban sudah memiliki tempat tinggal alternatif sehingga memilih bertahan di posko pengungsian.

“Masyarakat masih ada yang trauma, dan juga tidak semua punya tempat tinggal. Jadi kita perpanjang statusnya supaya mereka tetap mendapat perhatian dan perlindungan,” ungkapnya.

Meski begitu, ia memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi sejauh ini telah terpenuhi. “Untuk kondisi di kamp semua terpenuhi, baik itu makanan, layanan kesehatan, maupun kebutuhan lainnya. Hanya saja, masyarakat masih trauma dan lebih memilih bertahan di kamp,” jelasnya.

Selain pemenuhan kebutuhan pokok, Dinas Sosial Kota Jayapura kini tengah berupaya menghadirkan tenaga teknis atau pendamping profesional untuk membantu pemulihan trauma korban kebakaran.

Dukungan psikososial ini diharapkan mampu memulihkan kondisi mental warga yang terdampak, khususnya anak-anak dan lansia.

“Kami sedang berupaya untuk mendatangkan tenaga teknis yang bisa membantu memulihkan trauma masyarakat atau korban di lokasi pengungsian,” tambah Pawara.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

19 minutes ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

49 minutes ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 hour ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

2 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

3 hours ago

Janji Besar Prabowo di May Day 2026

Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…

3 hours ago