

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru saat memberikan penjelasan terhadap masa aksi di halaman kantor wali kota, Rabu (27/8). (foto:Takim/Cepos)
Terkait Hasil Seleksi P3K Tahap II yang Diprotes
JAYAPURA – Puluhan Pegawai yang terdiri dari para Nakes, Guru dan yang lainnya melakukan aksi protes di Kantor walikota yang diterima langsung oleh Wakil Walikota, Rustan beserta jajarannya, Rabu (27/8). Adapun poin-poin tuntutan yang disampaikan antara lain, kejelasan status dan transparansi.
Para peserta aksi menilai banyak pelamar PPPK yang tiba-tiba dinonaktifkan tanpa penjelasan yang pasti. Mereka meminta adanya kejelasan agar tidak menimbulkan kebingungan dan keresahan di kalangan honorer.
Mereka menuntut hak Atas Informasi. Dimana setiap pelamar berhak mengetahui hasil verifikasi berkas dan alasan administratif yang menyebabkan status nonaktif. Merka juga meminta adanya mekanisme resmi bagi pelamar untuk mengajukan keberatan atau klarifikasi.
Dinonaktifkannya pelamar secara sepihak dianggap merugikan peserta yang telah memenuhi syarat. Oleh sebab itu, mereka mendesak pemerintah melakukan evaluasi ulang agar kesempatan menjadi PPPK tetap terbuka secara adil.
Page: 1 2
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…