Categories: METROPOLIS

Tak Masuk Kategori, Data Penerima Bansos Diminta Ditahan

JAYAPURA – Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memberikan penjelasan terkait adanya perbedaan data penerima bantuan sosial antara usulan dari tingkat RT/RW dan data yang digunakan di kelurahan. Karena dalam sidak Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakilnya, Rustan Saru beberapa waktu lalu, mendapatkan aduan dari warga.

Masyarakat mempertanyakan kenapa perubahan data penerima bantuan ini tidak digunakan yang membuat penerima bantuan di tiap kelurahan menyasar warga yang tidak masuk dalam kategori layaknya masyarakat kurang mampu.

Menurut Mathius Pawara, perbedaan itu terjadi karena data yang dipakai di kelurahan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN). Data DTSN inilah yang digunakan secara nasional sebagai acuan utama dalam penentuan penerima bantuan.

“Seluruh pemanfaatan data kemiskinan maupun data sosial lainnya memang harus bersumber dari BPS yang diturunkan melalui DTSN,” ujar Matius Pawara saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor wali kota, Rabu (27/8).

“Kalau ada data baru dari RTRW, akan dihimpun oleh kelurahan, diteruskan ke distrik, hingga ke Dinas Sosial. Nantinya data itu kami ajukan untuk pembaruan ke BPS,” lanjutnya.

Ia menekankan pentingnya langkah ini untuk menghindari gejolak di masyarakat. “Jika di lapangan terdapat penerima bantuan yang sebenarnya sudah mampu atau tidak lagi masuk kategori penerima sesuai kondisi terkini, maka hak mereka dapat ditahan sementara waktu,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago