Categories: SENTANI

Hingga Agustus, Sudah Ada 112 Janda di Sentani

SENTANI – Pengadilan Agama Sentani mencatat jumlah perkara perceraian pada Agustus 2025 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Panitera Pengadilan Agama Sentani, Pipit Rospitawati, mengungkapkan, sepanjang Agustus 2025 sudah ada 112 janda di Sentani Kabupaten Jayapura. Dari 112 kasus tersebut, 95 kasus atau perkara cerai gugat, sementara 17 perkara cerai talak, dan 21 permohonan lainnya.

“Faktor utama perceraian masih didominasi oleh perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus. Mayoritas yang mengajukan berada pada rentang usia 30 tahun,” jelas Pipit, Rabu (27/8).

Jika dibandingkan dengan data Agustus 2024, jumlah perkara perceraian tercatat lebih tinggi, yaitu 160 perkara cerai gugat dan 18 permohonan. Artinya, tahun ini terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Lebih lanjut Pipit menjelaskan, cerai talak adalah perceraian yang diajukan pihak suami, sedangkan cerai gugat diajukan pihak istri. “Dari data yang ada, cerai gugat masih lebih banyak dibandingkan cerai talak,” tambahnya.

Dengan adanya tren penurunan ini, Pengadilan Agama berharap kesadaran pasangan suami istri untuk menyelesaikan konflik rumah tangga semakin menurun, sehingga perceraian bisa ditekan.(dil/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago