

Pelaku pengedar Narkotika uang ditangkap pada Rabu (20/8) Siang dan rabu Malam di Terminal Mesran.
JAYAPURA-Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede menegaskan bahwa pemberantasan peredaran narkotika menjadi komitmen utama jajaran Polresta Jayapura Kota.
Meski hingga kini penindakan masih berjalan terpisah antara Polresta dan Badan Narkotika Nasional (BNN), namun koordinasi informasi tetap dilakukan secara intens untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Kota Jayapura.
“Kalau untuk kolaborasi penindakan, sejauh ini masih berjalan sendiri-sendiri. Tapi untuk informasi terkait peredaran narkotika atau ketika ada temuan, kami selalu berkoordinasi,” ujar AKP Febry, Selasa (26/8).
Ia menegaskan, aparat kepolisian tidak pernah berhenti dalam melakukan penindakan. Patroli rutin dan pencarian informasi terkait jalur masuk narkotika terus ditingkatkan, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara.
Dalam sepekan terakhir, mereka berhasil mengamankan ganja seberat satu kilogram lebih dari tiga orang pelaku dengan inisial BP (26), YR (22), dan MI (18). Para pelaku ditangkap di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota pada Rabu (20/8).
“Penangkapan pertama tersangka BP di Terminal Mesran, Rabu sekitar pukul 11.00 WIT, sekitar 400 gram ganja yang kamj amankan. Kemudian malam harinya, dua pelaku lainnya, YR dan MI, kita amankan di depan Terminal Mesran juga, barang bukti yang kita amankan berupa ganja seberat 600 gram,” jelas AKP Febry.
Dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku masih baru dalam bisnis gelap peredaran narkotika. Namun demikian, polisi menilai mereka sudah berperan sebagai pengedar sekaligus pengguna. “Hasil pemeriksaan menunjukkan barang haram ini rencananya akan diedarkan, salah satunya ke Manokwari,” bebernya.
Ketiga pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolresta Jayapura Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…