

Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar, mengungkapkan bahwa postur anggaran MRP pada Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, MRP menerima alokasi anggaran sebesar Rp78 miliar, namun pada 2026 turun menjadi Rp58 miliar.
Nerlince mengatakan, pengurangan anggaran tersebut secara langsung berdampak pada pelaksanaan sejumlah program kerja MRP. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak akan memengaruhi profesionalisme dan kinerja lembaga dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Pada tahun 2025 postur anggaran MRP sebesar Rp78 miliar, sementara tahun 2026 turun menjadi Rp58 miliar. Anggaran inilah yang menopang seluruh kerja-kerja kami di lembaga,” ujar Nerlince di ruangan kerjanya, Selasa (27/1)
Ia mengakui, dengan karakter kerja MRP yang lebih banyak menangani isu-isu masyarakat adat dan menuntut kehadiran langsung di lapangan, anggaran Rp58 miliar dinilai masih sangat terbatas. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis akan adanya penambahan anggaran ke depan.
Nerlince mengungkapkan, Gubernur Papua sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk menambah anggaran MRP. Janji tersebut, kata dia, kembali menjadi pembahasan internal MRP dalam rapat terbaru.
“Teman-teman menyampaikan kepada saya, apakah bisa kita bertemu Gubernur agar janji tersebut bisa direalisasikan. Kegiatan kita tahun ini sangat padat, karena kita harus menangkap isu-isu dan turun langsung ke daerah,” jelasnya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…