Meski saat ini kondisi keuangan lembaga terbatas, bahkan Uang Persediaan (UP) belum tersedia, Nerlince menegaskan MRP tetap menjalankan aktivitas kelembagaan.
“Anggaran tidak memengaruhi kerja-kerja kita. Hari ini UP belum ada, mungkin baru tersedia akhir Februari, tetapi besok kita bisa tetap jalan,” tegasnya.
Sebagai Ketua MRP, Nerlince menyatakan bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan lembaga. Ia menekankan bahwa MRP hadir untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan orang asli Papua.
“Kita percaya bahwa kita ada di lembaga ini karena Tuhan berkehendak. Masyarakat orang asli Papua juga percaya kepada kita. Tuhan pasti memberkati dan mencukupkan, termasuk untuk kebutuhan perjalanan dan pelaksanaan kegiatan,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…