Categories: METROPOLIS

Staf Dishub Tuntut Pencopotan Plt. Kadis dan Bubarkan Koperasi Baru

JAYAPURA-Sejumlah staf Dinas Perhubungan Provinsi Papua yang tergabung dalam Koperasi Serba Usaha Wahana Dishub Papua menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Dishub Papua, Jumat (25/7).

Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan penolakan terhadap kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua dan menuntut pencopotannya dari jabatan.

Selain berorasi, para demonstran juga memasang sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan di pagar dan pintu masuk kantor. Beberapa tulisan yang terpampang antara lain.,

“Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua tidak mengayomi pegawai dan bertindak arogan dengan mengeluarkan kata-kata tidak pantas dalam rapat.”

“Hentikan intervensi Plt. Kadishub dengan melarang koperasi melakukan aktivitas simpan pinjam serta menahan uang koperasi melalui Bendahara Gaji Dinas Perhubungan Provinsi Papua.”.

“Kembalikan uang anggota Koperasi Konsumen Serba Usaha Wahana yang ditahan oleh Bendahara Gaji atas perintah Plt Kadishub.”

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

6 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

7 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

8 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

9 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

10 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

11 hours ago