

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti wacana pemerintah pusat terkait penerapan sistem belajar dari rumah sebagai langkah antisipasi dampak konflik di Timur Tengah yang dikhawatirkan memicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah akan mengikuti setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat, terlebih jika berkaitan dengan situasi global yang berpotensi berdampak luas hingga ke daerah.
“Pada prinsipnya daerah siap menjalankan arahan pemerintah pusat, apalagi ini menyangkut persoalan global yang dampaknya bisa dirasakan hingga ke daerah,” ujarnya.
Meski demikian, Abisai menyebutkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Jayapura masih menunggu instruksi resmi serta petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait kepastian kebijakan tersebut.
Menurutnya, apabila kebijakan belajar dari rumah benar-benar diterapkan, maka Pemkot Jayapura melalui Dinas Pendidikan akan segera menyiapkan langkah-langkah teknis guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan efektif.
“Kalau itu jadi, tentu Dinas Pendidikan akan menyiapkan teknis pelaksanaannya seperti apa, sehingga kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan semua pihak, termasuk sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua, dalam menghadapi kemungkinan perubahan sistem pembelajaran tersebut.
Pemkot Jayapura berharap kejelasan dari pemerintah pusat dapat segera diterima, sehingga langkah-langkah antisipatif dapat disiapkan lebih awal demi menjaga stabilitas layanan pendidikan di tengah dinamika global.
Page: 1 2
Tim pelatih berupaya menjaga momentum positif usai meraih kemenangan 3-1 atas De Red FC pada…
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua, Daud Arim, menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan untuk memberikan…
Disisi lain, suhu udara dingin yang menusuk tulang dan keterbatasan akses jaringan komunikasi kerap menjadi…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp2 miliar pada 2026.…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menngakui jika untuk penyaluran MBG ke sekolah -sekolah…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menyatakan aktivasi ini diberikan kepada setiap SPPG yang…