

Tersangka kasus dugaan kepemilikan amunisi ilegal atas nama Yopi Balingga diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (24/10). (Foto/Dok. Satgas ODC)
JAYAPURA-Personel Subsatgas Investigasi Operasi Damai Cartenz secara resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kasus dugaan kepemilikan amunisi ilegal atas nama Yopi Balingga kepada Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (24/10).
Diharapkan tidak lama lagi, tersangka akan segera diajukan untuk disidang di Pengadilan.
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut dipimpin oleh Iptu Kamaruddin, bersama personel Bripka Jefri J. Thomas dan Briptu Arthur D. Sanadi. Kegiatan berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura dengan pengamanan ketat dan berjalan aman serta tertib.
Tersangka Yopi Balingga sebelumnya ditangkap oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz pada akhir Agustus 2025 di wilayah Kabupaten Lanny Jaya. Dari hasil penyelidikan, Yopi diketahui merupakan bagian dari jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Ia diduga berperan sebagai kurir dan penyimpan amunisi yang akan disalurkan kepada salah satu kelompok KKB di Kabupaten Nduga. Saat dilakukan penangkapan, aparat menemukan 16 butir amunisi aktif yang disembunyikan tersangka. Barang bukti tersebut kini telah diamankan dan diserahkan bersama tersangka sebagai bagian dari kelengkapan proses hukum.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja tim di lapangan yang telah menuntaskan proses penyidikan hingga tahap pelimpahan ke kejaksaan dengan baik.
“Langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan transparan merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menegakkan keadilan serta menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.
Ia menambahkan, setiap proses hukum yang dijalankan oleh Operasi Damai Cartenz dilakukan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…