Akibatnya banyak lapak pedagang yang terendam banjir. Selain itu, juga berpengaruh pada jumlah pengunjung. “Kalau hujan selalu saja pedagang mengeluh sepi pembeli, jadi kita berupaaya mengusulkan kepada pemerintah agar dibuat lebih bagus,” ujarnya.
Pihaknya telah mengkroscek, atas usulan itu kepada pemerintah, pemerintah pun melaporkan bahwa usulan itu telah diajukan kepada DPRD. “Laporan yang kami terima dari Dinas PUPR, bahwa laporan kami, sudah disampaikan ke DPRD, nantinya di tahun 2024 akan dianggarkan,” bebernya.
Yati mengharapkan jika pembangunan drainase dan penimbunan jalan, dapat mengurangi resiko banjir di Pasar Youtefa Abepura. “Nantinya kita akan timbun, semua ruas jalan, timbunannya pun agak tinggi,” kata Yati. (rel/tri)
Page: 1 2
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…
Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…