

Proses Mediasi antara Pengurus Koperasi Serba Usaha Wahana dan Koperasi Pegawai Negeri Wahana di Kantor Dishub Papua, Senin (22/9) (foto:Dishub Papua for Cepos.)
JAYAPURA-Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Papua, Sapari, memimpin mediasi penyelesaian kisruh Koperasi Serba Usaha Wahana (KSUW), yang sempat menimbulkan dualisme kepengurusan dan dugaan penyalahgunaan dana di lingkungan Dishub Papua.
Kisruh bermula dari dugaan penyalahgunaan dana oleh pengurus sebelumnya, yang baru diketahui dalam berita acara serah terima keuangan dan aset koperasi pada 6 Mei 2024.
Masalah makin runcing ketika dana koperasi pada Juni-Juli 2025 ditahan oleh bendahara gaji Dishub Papua atas perintah Plt. Kadishub Papua David Talenggen.
Dana itu kemudian digunakan KPN Wahana, yang dibentuk oleh David Talenggen menggunakan SK Kadishub Papua, dan dana tersebut digunakan sebagai modal simpan pinjam.
Selanjutnya, pada Agustus–September 2025, pemotongan gaji anggota yang seharusnya masuk kas KSUW justru dikembalikan kepada anggota atas perintah David Talenggen, sehingga koperasi mengalami kerugian.
Atas kekisruhan ini, Dishub Paoua akhirnya mengambil jalan damai dengan melakukan mediasi. Dalam mediasi yang digelar di Kantor Dishub Papua, pada Senin (22/9) Sapari mempertemukan Ketua KSUW Karel Bernard Roland Tayl dan Ketua KPN Wahana Fredrik Kambuaya.
Pertemuan menghasilkan komitmen perdamaian, penertiban administrasi, serta langkah pemulihan kas koperasi melalui pemotongan gaji anggota. “Saya minta koperasi ini dikembalikan kejayaannya seperti dulu,” tegas Sapari.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…