Turkam ini, kata Evert, bagian dari program 100 hari kerja Walikota, namun semua rangkaian pelaksanaannya tidak lepas dari visi-misi walikota. “Antara visi-misi dan program Tourkam ini akan berkesinambungan, tentunya dengan tujuan yang sama untuk membangun dan kesejahteraan masyarakat kota khususnya kampung-kampung adat,” tuturnya.
Dalam Turkam ini juga permasalahan yang warga di kampung disampaikan secara terperinci. “Kita ambil contoh soal dana kampung, bukan hanya transparansi pertanggung jawaban saja yang masyarakat butuhkan, tetapi dalam pengelolaan baik berupa bantuan maupun pekerjaan, semu diharapkan libatkan masyarakat kampung,” ungkapnya.
Persoalan seperti ini yang sulit diidentifikasi biasanya yang disampaikan soal transparansi pengelolaan keuangan. “Inilah salah satu tujuan bapa Walikota lewat program Turkam ini, melihat lebih dalam persoalan yang ada bukan hanya formalitas,” tegasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…