Turkam ini, kata Evert, bagian dari program 100 hari kerja Walikota, namun semua rangkaian pelaksanaannya tidak lepas dari visi-misi walikota. “Antara visi-misi dan program Tourkam ini akan berkesinambungan, tentunya dengan tujuan yang sama untuk membangun dan kesejahteraan masyarakat kota khususnya kampung-kampung adat,” tuturnya.
Dalam Turkam ini juga permasalahan yang warga di kampung disampaikan secara terperinci. “Kita ambil contoh soal dana kampung, bukan hanya transparansi pertanggung jawaban saja yang masyarakat butuhkan, tetapi dalam pengelolaan baik berupa bantuan maupun pekerjaan, semu diharapkan libatkan masyarakat kampung,” ungkapnya.
Persoalan seperti ini yang sulit diidentifikasi biasanya yang disampaikan soal transparansi pengelolaan keuangan. “Inilah salah satu tujuan bapa Walikota lewat program Turkam ini, melihat lebih dalam persoalan yang ada bukan hanya formalitas,” tegasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…