

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri saat melakukan pertemuan dengan manajemen PT Angkasa Pura Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2). Pertemuan ini guna membahas rencana pengembangan Bandara Sentani. (foto:Foto/Humas Pemprov)
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, membahas rencana pengembangan Bandara Sentani bersama manajemen PT Angkasa Pura Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2). Pertemuan di salah satu hotel di Jakarta tersebut difokuskan pada sinkronisasi rencana pengembangan bandara yang telah disusun Kementerian Perhubungan bersama PT Angkasa Pura Indonesia dengan konsep yang diusulkan Pemerintah Provinsi Papua.
Gubernur Fakhiri mengatakan, pengembangan Bandara Sentani diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan penumpang, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.
“Kami berharap pengembangan ini ke depan dapat memberikan PAD tersendiri bagi Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
Menurutnya, kedua rancangan pengembangan memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas layanan transportasi udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, diperlukan kolaborasi agar perencanaan yang ada dapat berjalan selaras.
“Harapannya, kedua rancangan ini dapat dikolaborasikan karena memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pelayanan kepada penumpang sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan PAD bagi Papua,” ujarnya.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…