

Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta Dinas Pendidikan merumuskan kebijakan agar guru-guru yang mengajar di sekolah yayasan tidak dipindahkan ke sekolah negeri. Hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan dan keberlangsungan sekolah swasta di daerah tersebut.
Menurutnya, sekolah-sekolah perintis dan yayasan merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan Papua yang cerdas dan berdaya saing. Karena itu, keberadaan guru yang berkualitas di sekolah yayasan harus tetap dipertahankan.
“Saya harap Dinas Pendidikan mencari formula supaya guru-guru yang baik di yayasan jangan dipindahkan ke sekolah negeri,” ujarnya.
Ia mencontohkan pengalamannya di SMP Taruna Mulia. Setelah sejumlah guru di sekolah tersebut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan tidak lagi mengajar di sana, jumlah murid mengalami penurunan.
Untuk itu, ia mengusulkan agar guru yayasan yang memenuhi syarat dapat diangkat menjadi PNS, namun tetap ditugaskan kembali mengajar di sekolah yayasan asalnya.
“Kalau dijadikan PNS, kembalikan lagi mengajar di yayasan,” katanya.
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…