

Kapolsek Heram Iptu Filson Andri Rihulay, SE., MH (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Insiden kekerasan yang mengakibatkan seseorang pencuri di Perumahan Organda, Kelurahan Hedam Distrik Heram pada Rabu (11/2) masih berlanjut proses hukum, meski prosesi adat telah dilakukan.
Kapolresta Jayapura Kota melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay, S.E., M.H mengatakan hingga saat ini laporan terkait dengan penganiayaan terhadap pelaku pencurian itu belum ada kepastian hukum berupa pencabutan. Karena itu pihaknya tetap menjalankan proses hukum terhadap kasus tersebut.
“Untuk proses hukum tetap kita lanjut proses, itu di luar dari penyelesaian adat karena selama belum kepastian hukum berupa pencabutan dan penyelesaian perkara hukumnya kita tetap proses lanjut,” kata Iptu Andri dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/2)..
Sebagai informasi peristiwa pengeroyokan itu terjadi setelah pelaku pencurian sekaligus korban melakukan aksinya bersama tiga pelaku lainnya di salah satu rumah warga di Perum Organda.
Page: 1 2
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…