Categories: METROPOLIS

Gubernur Minta Guru Yayasan Tak Ditarik ke Sekolah Negeri

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta Dinas Pendidikan merumuskan kebijakan agar guru-guru yang mengajar di sekolah yayasan tidak dipindahkan ke sekolah negeri. Hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan dan keberlangsungan sekolah swasta di daerah tersebut.

Menurutnya, sekolah-sekolah perintis dan yayasan merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan Papua yang cerdas dan berdaya saing. Karena itu, keberadaan guru yang berkualitas di sekolah yayasan harus tetap dipertahankan.

“Saya harap Dinas Pendidikan mencari formula supaya guru-guru yang baik di yayasan jangan dipindahkan ke sekolah negeri,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalamannya di SMP Taruna Mulia. Setelah sejumlah guru di sekolah tersebut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan tidak lagi mengajar di sana, jumlah murid mengalami penurunan.

Untuk itu, ia mengusulkan agar guru yayasan yang memenuhi syarat dapat diangkat menjadi PNS, namun tetap ditugaskan kembali mengajar di sekolah yayasan asalnya.

“Kalau dijadikan PNS, kembalikan lagi mengajar di yayasan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago