

Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta Dinas Pendidikan merumuskan kebijakan agar guru-guru yang mengajar di sekolah yayasan tidak dipindahkan ke sekolah negeri. Hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan dan keberlangsungan sekolah swasta di daerah tersebut.
Menurutnya, sekolah-sekolah perintis dan yayasan merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan Papua yang cerdas dan berdaya saing. Karena itu, keberadaan guru yang berkualitas di sekolah yayasan harus tetap dipertahankan.
“Saya harap Dinas Pendidikan mencari formula supaya guru-guru yang baik di yayasan jangan dipindahkan ke sekolah negeri,” ujarnya.
Ia mencontohkan pengalamannya di SMP Taruna Mulia. Setelah sejumlah guru di sekolah tersebut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan tidak lagi mengajar di sana, jumlah murid mengalami penurunan.
Untuk itu, ia mengusulkan agar guru yayasan yang memenuhi syarat dapat diangkat menjadi PNS, namun tetap ditugaskan kembali mengajar di sekolah yayasan asalnya.
“Kalau dijadikan PNS, kembalikan lagi mengajar di yayasan,” katanya.
Page: 1 2
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…