

Wakil Menteri Dalam Negeri Jhon Wempi Wetipo saat menghadiri workshop percepatan pembangunan Papua yang diikuti oleh seluruh perwakilan pimpinan daerah di Provinsi Papua dan juga di daerah otonomi baru, Selasa (24/10). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura menjadi penggagas pelaksanaan kegiatan workshop percepatan pembangunan Papua perspektif otonomi khusus dan daerah otonomi baru. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perwakilan kepala daerah kabupaten dan juga Provinsi Papua termasuk dari daerah otonomi baru Papua.
Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia John Wempi Wetipo mengapresiasi kebijakan pejabat Walikota Jayapura, Dr Frans Pekey, yang sudah menjadi inisiator terlaksananya kegiatan tersebut.
“Workshop yang dilaksanakan pada hari ini sebenarnya ide yang sangat baik, yang diinisiasi oleh Pj Walikota Jayapura. Saya sangat mendukung, apa yang dilaksanakan. Selama ini banyak informasi hak-hak yang ingin didapatkan oleh orang asli Papua tetapi ternyata kita terlalu tertutup tidak pernah kita lakukan sosialisasi dengan baik,” kata Jhon Wempi Wetipo, Selasa (24/10).
Sehubungan dengan hal itu Kementerian Dalam Negeri pernah mengeluarkan surat sebanyak dua kali yang ditujukan kepada kepala daerah di Papua yang pertama di akhir tahun 2021 dan kedua Tahun 2022. Meminta agar pemerintah daerah perlu melakukan sosialisasi PP 106 dan 107. Karena menurutnya, itu hak-hak yang harus didapatkan oleh orang asli Papua.
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola…
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…