

KRI Dorang-874 dan Satgas Trisila 2026 ketika tiba di Timika Sabtu (7/3) lalu. Kedatangan KRI Dorang-874 dan Satgas Trisila 2026 ini merupakan bagian dari menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia. Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA – Kedaulatan perairan Indonesia terus diperkuat melalui kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah timur. Terbaru, KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Trisila 2026 resmi bersandar di Dermaga Poumako, Kabupaten Mimika, Sabtu (7/3).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh keluarga besar Lanal Timika. Mewakili Komandan Lanal Timika, Pjs. Dandenpom Lanal Timika Kapten Laut (PM) Samsul Hadi menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Satgas di Bumi Amungme.
“Kehadiran KRI ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia. Kami dari jajaran Lanal Timika siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Trisila 2026 demi memperkuat sinergitas dan keberhasilan tugas,” ujar Kapten Samsul dalam sambutannya.
Wadan Satgas Operasi Trisila 2026, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan program strategis TNI AL di bawah kendali Pangkoarmada RI. Operasi yang direncanakan berlangsung selama 120 hari ini dibagi ke dalam tiga tahap besar di seluruh wilayah kerja Armada Indonesia.
“Saat ini kita memasuki tahap pertama yang dilaksanakan oleh Koarmada III Sorong di wilayah kerjanya. Tahap berikutnya akan dilanjutkan oleh Koarmada II Surabaya, dan tahap ketiga oleh Koarmada I Tanjung Pinang,” jelas Kolonel Son Haji.
Selain penegakan hukum dan kedaulatan di laut, Operasi Trisila 2026 juga membawa misi kemanusiaan dan edukasi. Selama dua hari ke depan di Timika, Satgas dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda, antara lain Pembinaan Potensi Maritim yang meliputi karya bakti, bakti sosial, dan layanan kesehatan bagi masyarakat lokal.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…