Karena itu dirinya menginisiasi untuk mengisi ruang yang kosong ini. Bahwa perlunya pemerintah membuka ruang kepada publik, dalam bentuk diskusi atau workshop. Sehingga masyarakat Papua bisa mengetahui tentang berbagai kebijakan, regulasi yang telah dibuat untuk Papua.
“Workshop ini kita undang bukan hanya di kota Jayapura tetapi seluruh tanah Papua. Dengan harapan bahwa penting sekali kita menggaungkan kebijakan negara yang sudah diberikan kepada Papua, supaya rakyat tahu. Kemudian kita sendiri juga tahu sebagai pengambil kebijakan dalam mengimplementasikan atau menyusun program kebijakan pembangunan dalam rangka percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua,”tambahnya.(roy/tri).
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…