

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo saat menemui salah satu pendulang dalam sidak di lokasi pengalian Polimak dan Gajah Putih, Senin (22/9) lalu. (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA-Awal pekan kemarin Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat penambangan liar di wilayah Kota Jayapura.
Sidak dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas penambangan yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kelestarian alam di ibu kota Provinsi Papua ini.
Dalam sidak yang berlangsung pada Senin (22/9) itu, Abisai Rollo meninjau langsung titik-titik tambang di kawasan Gajah Putih dan Polimak Pemancar, Distrik Jayapura Selatan.
Dari hasil pantauan di lapangan, wali kota menemukan adanya aktivitas pendulangan emas yang dilakukan secara ilegal.
Langkah wali kota mendapat dukungan penuh dari aparat kepolisian. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan pihaknya siap mendampingi dan menindaklanjuti setiap temuan terkait penambangan liar di wilayah hukum Kota Jayapura.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah kota. Polresta siap kapan pun diminta untuk menyisir dan menindak aktivitas tambang liar ini, karena jelas sekali berdampak pada kerusakan alam,” tegasnya, Rabu (24/9).
Page: 1 2
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…