Isu tambang liar ini juga menjadi perbincangan hangat di media sosial. Di akun Instagram Cenderawasih Pos, unggahan terkait sidak wali kota menuai beragam komentar warganet.
Sebagian besar netizen mendukung langkah tegas pemerintah kota. “Mantap pak wali kota, harus larang keras,” tulis akun @a.kayame.
Namun, ada pula komentar yang menyoroti aktivitas tambang ilegal lain yang disebut-sebut lebih besar dari Polimak dan Gajah Putih. Lokasi yang paling banyak disorot adalah kawasan Buper Waena.
“Bapa, itu ada yang dengan mesin alkon banyak di Buper pak. Kalau di TPU Buper kita bisa dengar bunyinya jelas sekali,” ungkap akun @ricar_irreuw.
Selain dukungan, muncul pula kritik dan masukan agar pemerintah tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga menyiapkan solusi bagi warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas tambang. “Pemerintah kasih solusi, jangan larang begitu saja. Masyarakat butuh makan untuk anak istri,” tulis akun @vrandavranka (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…