

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat sidak di kelurahan Trikora, Jumat (22/8). (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Trikora untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, Jumat (22/8).
Dalam kunjungannya, Rustan Saru menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kedisiplinan pegawai, pelayanan kebersihan, hingga penyaluran bantuan sosial yang belum tepat sasaran.
“Masih ada pegawai yang terlambat masuk kantor, bahkan tidak hadir tanpa keterangan. Ada juga yang sudah malas bekerja,” ujar Rustan Saru usai sidak.
“Atas temuan ini, Wali Kota telah menginstruksikan BKPP untuk segera memberikan peringatan dan sanksi tegas,” lanjut Rustan Saru.
Ia menjelaskan, sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin dapat berupa penghentian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), pemotongan gaji, bahkan pemecatan jika pelanggaran terus berlanjut.
Selain kedisiplinan, Rustan Saru juga menyoroti pelayanan kebersihan yang dinilai belum maksimal. Padahal, berdasarkan peraturan yang berlaku, setiap rumah tangga diwajibkan membayar retribusi sampah Rp 50.000 per bulan.
“Kalau warga sudah membayar, maka pelayanan juga harus maksimal. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan. Pemerintah harus hadir dengan pelayanan yang baik,” ujarnya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar warga ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi kepada masyarakat, menurutnya, penting agar kebersihan kota tetap terjaga.
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…