Categories: METROPOLIS

Pedagang Pindah di Jalan Baru

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura tidak mentolerir permintaan masyarakat, terutama pedagang kaki lima yang sebelumnya  berjualan di jalan masuk Pasar Otonom Kotaraja, untuk memperpanjang waktu operasional pasar. Pasca penertiban itu, kini justru mulai bemunculan pedagang menggelar dagangan di jalan baru, tepatnya di dekat lapangan tembak.

“Kita sudah rapatkan setelah mereka protes kemarin dan saya sudah buatkan surat. Intinya kita tidak mau orang berjualan di jalan, itu bukan pasar, itu jalan raya. Itu dulu, intinya disitu. Bedakan antara pasar dan Jalan Raya. Kalau jalan raya itu untuk orang jalan mobil kendaraan, pasar ada tempatnya,” tegas Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait, Selasa (22/10) kemarin.

   Karena itu, apa yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu itu merupakan upaya untuk menertibkan masyarakat yang berjualan di jalan dan mengarahkan mereka untuk masuk ke dalam pasar.

   “Mereka mengeluh jalan di dalam pasar rusak tidak nyaman kita mulai tata itu. Kita akan perintah PU untuk mulai hitung untuk pengaspalan di dalam,”katanya.

    Sementara itu mengenai waktu operasional yang sudah dibatasi oleh Pemkot Jayapura, dirinya mengaku dan memastikan tidak akan mengubah keputusan sebelumnya. Di mana pasar itu dibuka mulai pagi pukul 04.00 WIT  sampai sore hari pukul 17.00 WIT. Menurutnya hal ini juga menjaga keseimbangan dengan pasar-pasar lainnya yang ada di Kota Jayapura.

   “Ada juga pasar di Cigombong sana, Kita juga harus menjaga mereka di sana. Kalau bapak ibu melaksanakan pasar malam di sini (Pasar Otonom.red), maka mereka di sana juga akan setengah mati,  karena di sana juga pasar malam. Kita pemerintah tidak melihat spot-spot tetapi melihat secara keseluruhan,” pungkasnya.

  Sementara itu, belum adanya solusi kesepahaman antara kebijakan Pemkot dengan para pedagang ini, justru saat ini banyak pedagang yang menggelar dagangan di jalan baru. Bila dibiarkan, lama-lama akan semakin banyak pedagang yang berjualan di kawasan ini, seperti awal pedagang menggelar dagangan di sepanjang jalan masuk Pasar Otonom.  (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

28 minutes ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

8 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

9 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

10 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

11 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

14 hours ago