

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat dimintai keterangan awak media usai kegiatan di Terminal Entrop, Jumat (21/8). (foto: Takimn/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan aksi tawuran antarpelajar tidak boleh terus terjadi dan merusak citra Jayapura sebagai kota pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Abisai menyikapi kembali terjadinya bentrokan antarsiswa yang melibatkan pelajar dari sejumlah SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma di Kota Jayapura, Kamis (19/8).
Ia meminta seluruh pihak, terutama kepala sekolah dan guru, meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik. Menurut Abisai, Jayapura merupakan kota pendidikan yang menjadi tempat belajar bukan hanya bagi anak-anak yang berdomisili di Kota Jayapura, tetapi juga pelajar dari berbagai daerah di Papua maupun luar Papua.
Karena itu, ia berharap seluruh siswa memanfaatkan kesempatan bersekolah untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan, bukan terlibat dalam aksi tawuran.
“Anak-anak kita ini dikirim orang tua untuk sekolah, bukan untuk tawuran. Orang tua berharap mereka sekolah dengan baik, lulus, kemudian lanjut kuliah dan suatu saat menjadi orang-orang yang berhasil,” tegas Abisai.
Ia menilai, tawuran tidak hanya merugikan siswa yang terlibat, tetapi juga mencoreng nama baik orang tua, sekolah, Kota Jayapura hingga Tanah Papua.
Page: 1 2
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang masih terus terjadi hingga saat ini berpotensi…
Kasus itu kini tengah didalami Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menangani kasus yang…
Menurut Paskalis, keputusan meliburkan sekolah di tiga kabupaten tersebut diambil setelah dirinya melakukan kunjungan ke…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, dalam keterangannya, Senin (12/10), menegaskan bahwa…
Peringatan ini dikeluarkan menyusul pesatnya dinamika pembangunan perumahan, perluasan permukiman warga, serta lonjakan laju pertumbuhan…