Sementara itu, seorang pengusaha Ayam Petelur Kampung Kayu Batu, Petra Yopo menjelaskan bahwa ayam jenis lokal yang dimilikinya sebanyak 250 ekor.
“Usahanya baru berjalan satu minggu, setiap hari bisa menghasilkan 120 butir atau 4 rak telur dan dijual Rp. 65.000/rak yang sementara pasarnya di kios sekitar kampung, ” ujar Petra.
Menurut Petra, hasil penjualan akan dibagi dengan pemerintah kampung, namun, saat ini belum ada kejelasan terkait pembagian karena masih tahap percobaan atau baru dijalankan.
“Usaha yang saya kelola merupakan dukungan dari pemerintah kampung tahap pertama tahun 2025. Diharapkan bukan cuma saya saja, tetapi ada masyarakat yang lain diberikan modal usaha juga sehingga perekonomian kami bisa lebih baik kedepannya,” tuturnya.
Karena bagi Petra, bantuan modal usaha dari pemerintah bisa mendorong kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi keluarga dan juga kampung.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…
ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…
Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…
Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…