

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat penyematan tanda peserta siswa sekolah kampung di Kayu Batu, Sabtu (22/6). (foto:Takim/Cepos)
Untuk Selamatkan Budaya Lokal di Port Numbay
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo meresmikan sekolah kampung
di Kayu Batu Distrik Jayapura Utara dalam rangkaian kegiatan Turun Kampung (Turkam), Sabtu (22/6).
Sekolah kampung ini menindaklanjuti Perda Nomor 5 tahun 2022 yang mengatur tentang kemajuan kebudayaan asli Port Numbay yang akan menjadi pilot project untuk seluruh kampung adat di Kota Jayapura.
Jumlah siswa yang terdaftar sebanyak 15 orang dari kayu Batu 8 orang dan Kayo Pulau 7 orang, sedangkan guru atau ahli budayawan yang diambil dari masing-masing kampung sebanyak 6 orang, masing-masing 3 orang dari dua kampung ini.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa sekolah kampung ini hadir untuk menyelamatkan budaya lokal di negeri Port Numbay khususnya 10 Kampung adat di Kota Jayapura ini.
“Sekolah itu penting, dengan sekolah kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat termasuk dalam konteks melestarikan warisan budaya yang ada di masing-masing kampung,” ujar Abisai Rollo usai resmikan sekolah Kampung di Kayu Batu, Sabtu (21/6).
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…