

Wakapolda Papua Tengah, Gustav Robby Urbinas saat menerima kunjungan kerja DPD RI Dapil Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLDA Papua Tengah).
NABIRE-Polda Papua Tengah mengusulkan pembangunan markas definitif saat menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, di Mapolda Papua Tengah, Rabu (4/3).
Wakapolda Papua Tengah, Gustav Robby Urbinas mengatakan, Kantor Polda Papua Tengah yang saat ini digunakan masih bersifat sementara karena masih menggunakan fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Nabire.
“Kantor yang saat ini kami gunakan sebagai Mapolda Papua Tengah masih berstatus pinjam pakai dari Diklat Pemerintah Kabupaten Nabire. Pada saat itu saya menjabat sebagai LO dan mendampingi Ibu Penjabat Gubernur Papua Tengah pada periode akhir 2022 hingga akhir 2023,” ujar Urbinas.
Ia menjelaskan, Polda Papua Tengah telah mengusulkan kepada Mabes Polri agar dibangun markas definitif guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Papua Tengah.
“Kami sudah mengusulkan kepada Mabes Polri untuk pembangunan markas definitif Polda Papua Tengah, dengan rencana lokasi di Kaladiri yang berada di sekitar area bandara baru,” katanya.
Selain menyampaikan rencana pembangunan markas definitif, dalam pertemuan tersebut Wakapolda juga memaparkan gambaran umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Papua Tengah, termasuk dinamika gangguan kamtibmas yang terjadi di sejumlah daerah, seperti gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…