

KAMPUNG NELAYAN_Untuk mendorong ekonomi masyarakat di kampung, Dinas Pariwisata Kota Jayapura terus mendorong digelarnya even Festival Wisata Kampung, salah satunya Festival Kampung Nelayan di Hamadi yang saat ini tengah dipersiapkan.(foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Dinas Pariwisata mengharapkan semua potensi yang ada di Kampung Nelayan, harus ditampilkan pada saat pelaksanaan kegiatan Festival Kampung Nelayan yang akan digelar pada tanggal 5 sampai 7 Juli mendatang.
“Kami berharap semua aktivitas di Kampung Nelayan itu nanti bisa ditampilkan. Orang bikin perahu, bikin speed boat, bikin jaring ikan, kami berharap itu semua ditampilkan. Sehingga masyarakat yang ingin datang ke situ melihat dan menikmati suasana di kampung nelayan,”kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif yang juga sebagai ketua Panitia Festival Kampung Nelayan 2024, Richard Nahumury, Jumat (21/6).
Dia mengatakan, melalui Festival Kampung Nelayan ini pemerintah ingin semua potensi-potensi yang ada di kampung nelayan, termasuk kehidupan-kehidupan masyarakat di sana ditampilkan.
Terkait dengan itu, pihaknya berharap kolaborasi dengan UMKM yang ada di Hamadi dan pihaknya mencoba akomodir. Pihaknya juga sudah mengarahkan masyarakat di kampung nelayan yang terlibat langsung dalam kegiatan festival itu nanti, supaya betul-betul menampilkan komoditas atau produk-produk berbahan ikan asar sesuai dengan tagline Jayapura makan ikan asar.
“Misalnya selain ikan asar, itu turunannya ada mie goreng ikan asar, nasi goreng ikan asar, menu cipta dari ikan asar, itu kami harapkan semua ditampilkan,” harapnya.
Karena itu dalam waktu dekat ini, pihaknya akan dilakukan rapat yang kedua untuk menginventarisir kuliner apa saja yang nanti akan tampilkan. Sehingga ketika orang datang di kampung nelayan betul-betul sesuai temanya adalah ikan asar atau kulinernya itu ikan asar.
Termasuk mendorong semua kebiasaan-kebiasaan masyarakat yang ada di situ supaya ikut ditampilkan. Misalnya lomba perahu hias, lomba renang, ada lomba Cipta menu berbahan dasar ikan, ada lomba dayung tradisional, lomba mewarnai dan menggambar, aktivitas sepanjang kampung nelayan, termasuk juga ada hiburan-hiburannya.
“Dalam rangka mempersiapkan event itu kami bersama masyarakat di kampung nelayan sudah mengagendakan untuk melakukan kegiatan grebek sampah, sehingga pada saat kegiatan itu dilaksanakan, kondisi lingkungan di kampung nelayan bersih dan indah,” harapnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…