Categories: METROPOLIS

Tahapan Seleksi DPRP Jalur Pengangkatan Dimulai

JAYAPURA – Panitia Seleksi (Pansel) Provinsi Papua resmi memulai tahapan pengisian anggota DPRP mekanisme pengangkatan, Kamis (21/11). Total ada empat tahapan yang akan dilaksanakan Pansel.

   Sekretaris Pansel, Hans Zadrak Kaiwai menjelaskan tahapan akan diawali dengan pengumuman dan pengusulan calon. Lalu tahapan kedua verifikasi dan validasi, ketiga tahapan seleksi dan terakhir tahapan penetapan anggota DPRP. Adapun alokasi kursi bagi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua sebanyak 11 kursi,

  “Calon diusulkan oleh masyarakat adat melalui musyawarah adat pada wilayah adat Tabi dan Saireri. Dengan jumlah calon yang diusulkan yakni 3 kali 1 alokasi kursi di daerah pengangkatan,” ucap Hans saat keterangan pers kepada wartawan, Kamis (21/11).

   Setelah itu, lanjutnya, Pansel akan melakukan validasi terhadap kelengkapan dan keabsahan berkas-berkas calon berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan. Secara keseluruhan, persyaratan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP)106, tetapi Pansel menambahkan satu persyaratan terkait larangan hubungan keluarga calon dengan anggota Pansel.

   “Calon dilarang memiliki hubugan keluarga dengan anggota Pansel sampai derajat kedua. Kalau ada hubungan keluarga, tidak akan diterima sebagai calon,” ujarnya.

  Lanjut Hans, untuk tahapan seleksi, Pansel akan menggunakan empat indikator penilaian. Meliputi, rekam jejak calon, penilaian ujian tertulis, makalah dan wawancara. Masing-masing daerah pengangkatan akan diurutkan berdasarkan hasil urutan terbaik.

  “Terbaik pertama sebagai calon terpilih, sedangkan terbaik kedua dan ketiga sebagai calon tetap,” ucapnya.

  Adapun Pansel menargetkan tahapan pertama hingga ketiga akan berakhir di 30 Desember mendatang, mengingat alokasi waktu yang sempit. “Kami telah melakukan pembagian koordinator daerah pengangkatan untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi seluruh proses di daerah pengangkatan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

4 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

5 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

11 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago