Merekam secara detail pelanggaran, termasuk nomor plat kendaraan untuk dijadikan bukti sah. Mendeteksi tindak kriminal di jalan raya, berkat kemampuan kamera CCTV dalam merekam kejadian secara real time.
Mengurangi potensi pungli, karena proses penindakan dilakukan secara elektronik mulai dari perekaman, pengiriman surat tilang, hingga pembayaran denda yang masuk langsung ke kas negara.
“Kami ingin menghadirkan sistem yang adil dan transparan. Dengan ETLE, kami bisa menegakkan hukum secara objektif dan tanpa interaksi langsung yang rawan penyimpangan,” jelas IPTU Erika.
Pihaknya akan terus berupaya melakukan perbaikan terhadap sistem ETLE agar dapat kembali beroperasi secara optimal. Masyarakat juga diharapkan ikut mendukung dengan menjaga infrastruktur dan bersikap tertib dalam berlalu lintas.
“Kami berharap, dengan adanya ETLE, masyarakat lebih sadar dan disiplin, sehingga kondisi lalu lintas di Papua menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman,” pungkas Iptu Erika. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…