Categories: METROPOLIS

Imigrasi Jayapura Siap “Jemput Bola”

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan Orang Asing

JAYAPURA-Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pengawasan terhadap orang asing di tahun 2025. Kepala Kantor Imigrasi Jayapura, Ronni Fajar Purba, mengungkapkan beberapa program prioritas akan dikerjakan di tahun ini, diantaranya layanan jemput bola untuk pengurusan Paspor.

   “Layanan jemput bola ini akan difokuskan pada wilayah dengan permintaan tinggi seperti Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, serta wilayah Papua Pegunungan, salah satunya di Wamena,” jelas Ronni pada Selasa (21/1).

  Selain itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan keimigrasian di pos perbatasan, termasuk di Skouw yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan pos lintas negara lainnya.

  “Kami akan memaksimalkan tata kelola pemeriksaan terhadap keluar masuknya warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) di perbatasan. Termasuk juga sarana dan prasarana di Pos Lintas Batas juga akan ditingkatkan untuk mendukung pengawasan,” tambahnya.

   Imigrasi Jayapura juga akan terus memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran dokumen keimigrasian. Dimana pada tahun 2024 lalu, tercatat ada 126 pelanggaran terkait WNA, dengan 15 kasus diselesaikan melalui tindakan pro justisia. Beberapa pelanggar telah bebas, namun sebagian masih menjalani proses hukum.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago