“Kami akan terus memperkuat pengawasan bersama aparat terkait untuk mencegah praktik penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Rahmat Turunk, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus penyelundupan vanili tersebut setelah proses investigasi Bea Cukai selesai dilakukan.
“Untuk sementara barang masih berada di Bea Cukai untuk kepentingan investigasi. Setelah itu akan diserahkan ke Karantina Papua untuk dilakukan investigasi dan penyidikan terkait barang vanili tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada proses karantina yang berjalan karena seluruh tahapan masih berada pada proses penyelidikan awal oleh Bea Cukai. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Abisai menyampaikan apresiasi kepada para finalis yang telah…
Ia menjelaskan, konsep utama Pemilihan Tan Monj tahun ini menitikberatkan pada empat poin penting, yakni…
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka kriminalitas di wilayah…
Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memperkuat…
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, optimistis target pendapatan daerah…
Selain mendengarkan aspirasi dari pimpinan gereja dan jemaat, pemerintah daerah juga menyampaikan berbagai program pembangunan…