“Kami akan terus memperkuat pengawasan bersama aparat terkait untuk mencegah praktik penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Rahmat Turunk, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus penyelundupan vanili tersebut setelah proses investigasi Bea Cukai selesai dilakukan.
“Untuk sementara barang masih berada di Bea Cukai untuk kepentingan investigasi. Setelah itu akan diserahkan ke Karantina Papua untuk dilakukan investigasi dan penyidikan terkait barang vanili tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada proses karantina yang berjalan karena seluruh tahapan masih berada pada proses penyelidikan awal oleh Bea Cukai. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…
Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…